Selasa, 28 April 2015

Hubungan Teknik Elektro dengan Ilmu Budaya Dasar

1. Pengertian Teknik Elektro 

     Teknik elektro atau biasa disebut teknik listrik adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan dari kehidupan manusia. teknik elektro melibatkan konsep, perencanaan, pengembangan, dan produksi perangkat listrik dan elektronik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Orang yang sudah ahli dibidang teknik bisanya disebut Enginer. Enginer elektro memegang peranan penting dalam mengembangkan dan memajukan teknologi tinggi dalam dunia telekomunikasi, energi dan aplikasi lainnya dari perangkat listrik dan elektronik.

     Pengertian teknik elektro adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari sifat-sifat elektron atau sifat-sifat kelistrikan yang kemudian diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

     pengertian teknik elektro secara luas adalah ilmu yang mempelajari rekayasa mengenai listrik, elektronika, telekomunikasi, komputer, kendali yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari-hari. jadi tidak hanya sekedar belajar arus kuat / electrical atau arus lemah/ elektronics lagi.

2. Pengertian Ilmu Budaya Dasar

      ilmu budaya dasar adalah salah satu komponen dari sejumlah matakuiah dasar umum (MKDU), sebagai mata kuliah wajib yang menjadi kesatuan dengan matakuliah lain di perhuruan tinggi.secara sederhana IBd adalah pengetahuan yang di harapkan dapat memberikan pengetahuandasar dan pengertian dasar dan umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

      Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.

3. Pembahasan

      hubungan anatara jurusan tekik elektro dan matakuliah ilmu budaya dasar itu sebenarnya tidak ada hubungannya karena elektro itu mempelajari tentang listrik,elektronika telekomunikasi DLL, sedangkan ilmu budaya dasar mempeljari tentang manusia dan kebudayaan, maka dari itu hubungannya sangat jauh sekali.

       adapun alasan kenapa mata kuliah ilmu budaya dasar ada pada jurusan teknik elektro, karena IBd adalah matakuliah wajib untuk semua perguruan tinggi agar mhasiswa dapat ersikap halus dalam menyelesaikan masalah-masalah, melestarikan kebudayaan dan agar bisa menjadi insan yang berbudaya meskipun di zaman yang seba modern.

Kamis, 09 April 2015

Angklung

1)      Pengertian angklung
            Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat Sunda di Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010
           Angklung telah populer di seluruh Asia Tenggara, namun sesungguhnya berasal dari Indonesia dan telah dimainkan oleh etnis Sunda di Provinsi Jawa Barat sejak zaman dahulu. Kata “angklung” berasal dari dua kata “angka” dan “lung”. Angka berarti “nada”, dan lung berarti “putus” atau “hilang”. Angklung dengan demikian berarti “nada yang terputus”.
Daeng Soetigna, dari Bandung, menciptakan angklung yang berdasarkan tangga nada diatonik, alih-alih menggunakan tangga nada tradisional pélog atau saléndro. Sejak saat itu, angklung digunakan untuk tujuan pendidikan dan hiburan, dan bahkan dapat pula dimainkan bersama dengan alat-alat musik Barat dalam orkestra.
             Secara etimologis, Angklung berasal dari kata “angka” yang berarti nada dan “lung” yang berarti pecah. Jadi Angklung merujuk nada yang pecah atau nada yang tidak lengkap. Kata Angklung diambil dari cara alat musik tersebut dimainkan.
2)      Filosofi Angklung
            Menurut Karuhun Urang Sunda jaman dahulu,kehidupan manusia diibaratkan seperti tabung angklung. Tabung tersebut mempersonifikasikan manusia itu sendiri. Angklung bukanlah sebuah angklung apabila ia hanya terdiri dari satu tabung saja. Itu mengibaratkan layaknya manusia yang tidak dapat hidup sendiri (individu) tetapi juga menggambarkan bahwa manusia hidup bersosialisasi .
            Tak hanya itu, tabung angklung yang tediri dari tabung besar dan kecil mengibaratkan perkembangan manusia. Tabung kecil (sebelah kiri) merupakan gambaran manusia yang memiliki cita – cita dan upaya untuk menjadi besar (tabung besar – sebelah kanan). Kedua tabung tersebut mempunyai makna bahwa manusia tahu dan paham akan batasan – batasan dirinya, layaknya kedua tabung angklung yang dibunyikan beriringan menghasilkan harmonisasi, manusia pun berjalan beriringan menciptakan keharmonisasian dalam kehidupan masyarakat.
3)      Sejarah Angklung
            Pada jaman dahulu kala, instrumen angklung merupakan instrumen yang memiliki fungsi ritual keagamaan. Fungsi utama angklung adalah sebagai media pengundang Dewi Sri (dewi padi/kesuburan) untuk turun ke bumi dan memberikan kesuburan pada musim tanam. Angklung yang dipergunakan berlaraskan tritonik (tiga nada), tetra tonik (empat nada) dan penta tonik (5 nada).  Angklung jenis ini seringkali disebut dengan istilah angklung buhun yang berarti “Angklung tua” yang belum terpengaruhi unsur-unsur dari luar . Hingga saat ini di beberapa desa masih dijumpai beragam kegiatan upacara yang mempergunakan angklung buhun, diantaranya: pesta panen, ngaseuk pare, nginebkeun pare, ngampihkeun pare, seren taun, nadran, helaran, turun bumi, sedekah bumi  dll.
Angklung mulai di kenal oleh masyarakat luas keita pada zaman kerajaan Sunda. Dulunya berfungsi sebagai penggugah semangat pada waktu peperangan. Hal ini terus berlanjut hingga jaman penjajahan yang di alami bangsa indonesia ini.

Alunan musik di dalamnya sebagian besar terinspirasi dari Nyai Sri Pohaci ( dewi padi ) atau sering disebut Dewi Pemberi Kehidupan. Karena mitos yang berkembang pada masyarakat dulu kemudian para seniman menciptakan semacam syair dan lagu sebagai penghormatan kepada Nyai Sri Pohaci lewat kesenian angklung ini.

Sejarah Alat Musik angklung yang Mendunia
Pada saat kemunculan, sebenarnya Angklung dianggap sebagai alat musik yang sakral karena kehadirannya untuk mengiringi Mantera - mantera yang di alunkan saat ritual tertentu. Hal ini berubah sejak tahun 1938, Daeng Soetigna menciptakan angklung yang di dasari oleh suara Diatonik. Sejak saat itu Angklung menjadi lebih dekat kepada bidang seni daripada bidang mistis dan klenik.

Lambat laun Angklung pun dikenal ke seluruh penjuru dunia. Pengakuan tentang keberadaan alat musik Angklung pertama kali diakui oleh seorang musikus besar asal australia yaitu Igor Hmel Nitsky pada tahun1955. Angklung pun semakin berkembang hingga saat ini. Tercatat sebuah rekor dunia bermain angklung pernah diciptakan di Beijing, China melalui acara yang diselenggarakan oleh KBRI dengan melibatkan 5.393 peserta di Stadion Buruh Beijing.



4)      Jenis-jenis Angklung

Ø  Angklung Kanekes

Ø  Angklung Reyog

Ø  Angklung Banyuwangi

Ø  Angklung Bali

Ø  Angklung Dogdog Lojor

Ø  Angklung Gubrag

Ø  Angklung Badeng

Ø  Angklung Padaeng

Ø  Angklung Sarinande

Ø  Angklung Toel

Ø  Angklung Sri-Murni


5)      Teknik permainan angklung
            Memainkan sebuah angklung sangat mudah. Seseorang tinggal memegang rangkanya pada salah satu tangan (biasanya tangan kiri) sehingga angklung tergantung bebas, sementara tangan lainnya (biasanya tangan kanan) menggoyangnya hingga berbunyi. 

hal hal di bawah ini adalah cara memeganf,menggetarkan dan memainkan angklung yang selama ini di anggap paling tepat.
·         Posisi angklung adalah tabung yang tinggi berada di sebelah kanan pemain, dan yang kecil berada di sebelah kiri, dengan posisi lurus, tidak miring.

·         Tangan kiri pemain memegang angklung pada bagian simpul atas angklung dan tangan kanan memegang angklung pada bagian bawah angklung. Posisi tangan kiri dapat menggenggam ke arah bawah maupun ke arah atas. Kedua tangan diharapkan dalam posisi lurus.
·         Tangan yang bertugas menggetarkan angklung adalah tangan kanan, sedangkan tangan kiri hanya memegang angklung, tidak turut digerakkan. Gerakan tangan kanan adalah arah kanan ke kiri, dan gerakan dilakukan dengan cepat dari pergelangan tangan
·         Apabila pemain memegang lebih dari satu angklung, maka angklung yang berukuran lebih besar ditempatkan lebih dekat dengan tubuh. Apabila ukurannnya cukup besar, angklung dapat kita masukkan ke dalam lengan pemain. Kalau kecil, angklung tetap dipegang dengan jari, tetapi harus tetap ada jarak antar angklung sehigga tidak saling bersinggungan.

adapun cara memainkan angklung yaitu:

  • Kurulung (getar), merupakan teknik paling umum dipakai, dimana tangan kanan memegang tabung dasar dan menggetarkan ke kiri-kanan berkali-kali selama nada ingin dimainkan.
  • Centok (sentak), adalah teknik dimana tabung dasar ditarik dengan cepat oleh jari ke telapak tangan kanan, sehingga angklung akan berbunyi sekali saja (stacato).
  • Tengkep, mirip seperti kurulung namun salah satu tabung ditahan tidak ikut bergetar. Pada angklung melodi, teknik ini menyebabkan angklung mengeluarka nada murni (satu nada melodi saja, tidak dua seperti biasanya). Sementara itu pada angklung akompanimen mayor, teknik ini digunakan untuk memainkan akord mayor (3 nada), sebab bila tidak ditengkep yang termainkan adalah akord dominan septim (4 nada).

Jumat, 05 Desember 2014

Rame-Rame Lebih Oke

fakta kebersamaan itu lebih indah
* kalian tau kenapa hujan itu menyenangkan?
> karena turunya rame-rame,coba kalau satu doank pasti akan garing..
* kalian tau kenapa orang takut pada ujan?
> karena trunya bareng-bareng, coba turunya sendirian orang pasti nggak akan takut
* kalian tahu kenapa tahu kenapa nasi itu lezat dan menyenagkan?
> karena di hidangkan rame-rame,orang pasti begongkalau hanya ada satu doank di atas piring.ini mau makan apa coba?
* kalian tau kenapa sepak bola itu menyenangkan?
> karena mainya rame-rame,coba kalau sendiri! pasti bingung ini mau oper kemana dan lawanya siapa?
# sungguh sesuatu positif selalu sepesial saat rame-rame
- sholat jamaah, rame-rame tentu lebih afdhol
- gotong royong, rame-rame tentu lebih oke dan cepat selesai pekerjaanya.
- bekerja,rame-rame saling tolong menolong pasti lebih cepat selesainya.
- belajar, pasti lebih seru bila bareng-bareng dan tentunya tugas-tugas jadi cepat selesai
- makan,pasti akan lebih nikmat dan enak bila maknya bareng-bareng meskipun lauknya biasa.
- ngobrol,kalau rame-rame pasti lebih menyenangkan dan lebih seru,coba kalau kita ngobrol          sendirian pasti di sangka orang gila.hahaha
*  kalian tahu kenapa kenapa keyboard, komputer, laptop, atau handphone harus lengkap?
> karna hilang satu rasnya tidak utuh dan tidak menyenangkan
@ itulah gunanya teman atau sahabat,harus saling menasehati, mengingatkan,saling melengkapi, dan saling membantu.
@ dan begitulah pertemanan yang baik hilang satu terasa kosong semuanya dan rame-rame akan selalu menyenangkan.

+ sahabat terimakasih telah hadir dalam hidupku semoga hari ini esok dan selamaya kita tetap bersama dan masih di beri kesempatan oleh alloh SWT untuk menikmati hidup yang indah ini,,amiieen...
dan tetaplah bertahan dalam indahnya kebersamaan OK!!!

Senin, 01 Desember 2014

inilah aq

MY PROFILE

Perkenalkan nama saya alqi lengkapnya M. Alqi Nur Fuadi,saya anak pertama dari pasangan suami istri yang bernama H. Agus Ma'ruf dan Hj. Khumairoh,saya lahir di Tegal tepatnya tanggal 05 april tahun 1996, tepat malam jum'at. saya hidup di daerah pegunungan di kaki gunung slamet tepatnya di desa tuwel rt 01 rw 05 no 20 kec bojong kab tegal. saya hanya mempunyai seorang adik perempuan yang di beri nama Sakana Nadila,yang sekarang masih duduk di kelas 4 SD.hoby saya bermacam-macam karena saya selalu melakukan kegiatan yang berbeda-beda asalkan menyenangakan.

        Riwayat pendidikan saya dimulai dari TK TPQ bustanul khirot yang bertempat di desa tuwel, tapi sayangnya hanya bertahan satu bulan saja karena faktor teman yang nggak baik. Akhirnya tahun selanjutnya saya langsung masuk MI bustanul khoirot Tuwel 01,dan alhamdulliah say dapat manyelesaikan MI dalam waktu yang normal yaitu 6 tahun dan mendapat predikat yang baik.
        Setelah lulus MI, saya melanjutkan bersekolah di MTs Al Azhar Tuwel,sekolahan swata yang terkenal marshing bandnya di daerah saya.masa-masa MTs saya termasuk masa-masa yang indah karena di sana saya mendapatkan teman-teman yang banyak dan baik pula, dan juga guru-guru yang selalu memperhatiakan saya terutama guru matematika saya, namanya bapak Fadil, orangnya humoris, dan menyenangkan.yang lebih bikin saya heran lagi, pernah sekali dia nawarin ke saya untuk mengajar adik kelas saya, tapi karena kurang percaya diri saya menolaknya.
        Masa MTs itu saya lalui  dengan mulus dan menyenagkan, bahkan saya mendapatkan pararel ke-2 dari semua siswa yang seangkatan dengan saya, menurut saya semua itu membuat saya bangga karena saya merasa tidak sia-sia belajar di MTs Al Azhar Tuwel, dan saya bisa membahagiakan orang tua dan mengangkat derajat mereka walupun hanya sedikit.dan yang lebih membanggakan lagi adalah saya meerupakan satu-satunya siswa yang masuk pararel 10 besar karena yang lainnya semua perempuan.
       Setelah lulus, saya langsung merantau jauh ke jawa timur, tepatnya di desa ploso kec. mojo kab. kediri, untuk melanjutkan sekolah saya dan sambil mendalami ilmu agama di PP. Quuen Al Falah.
tadinya di kediri saya mau masuk sekolah negeri, tetapi berhubung pesantrenya mempunyai sekolah sendiri mau nggak mau saya harus sekolah di wilayah pesantren tersebut.
        Masa SMA saya merupakan masa yang sangat buruk karena di sana saya harus fokus sekolah sedangkan di sisi lain saya harus fokus ke agamanya dan dari itu semua yang membuat saya sering kecapean dan sering tidur di kelas walaupun ada gurunya,dan alasan lainya karena sekolah saya adalah sekolah baru yang masih dalam proses pembangunan dan pelengkapan fasilitas belajar mengajar, dan bisa di bilang kualitasnya masih sedang, karena gurunya masih meminjam dari guru-guru yang mengajar di sekolahan negeri, dan angkatan saya merupakan lulusan pertama di sekolah tersebut.
       Tetapi dari situlah saya mendapatkan arti kabersamaan yang sesungguhnya dan bisa memahami satu sama lain.
       And now saya kuliah di Universitas Gunadarma, yaitu Universitas swasta no 1 di indonesia. dan berbasis pada technologi yang modern, saya kuliah mengambil jurusan Teknik Elektro S-1
Depok. dan masuk kelas 1IB03.
dari semua riwayat pendidikan saya hanya satu pertanyaan yang selalu ada di benak saya yaitu: "kenapa saya selau di swasta?".tetapi itu jadi kabanggaan saya karena masih jarang orang yang selalu bersekolah di luar negeri (swasta.hehehe).

Minggu, 30 November 2014

kebersamaan itu indah


kebersamaan harus selalu di jaga
Kebersamaan atau solidaritas adalah kata-kata yang belakangan sering saya dengar di manapun saya berada.pertama kali saya mendengar kata-kata itu adalah ketika saya masuk pesantren,mungkin jikalau saya tidak masuk pesantren pasti tidak bisa mengetahui arti sesungguhnya kebersamaan,karena sebelum saya masuk saya memiliki sifat individualisme yang tinggi, saya beruntung bisa masuk pesantren yang solidaritasnya tinggi yaitu PP. queen alfalah tercinta.

         Di pesantren saya mendapatkan teman yang sangat banyak dan mereka semua saling memahami satu sama lain,memang di pesantren saya kebersamaan itu selalu terjaga,dan berbeda dari yang lain pastinya,salah satu wujud kebersamaan kami adalah kami selalu makan bersama-sama ddalam satu wadah untuk 5 s/d 10 orang, kami tidak risih sama sekali meskipun makanya di tempat yang kurang nyaman.bahkan ketika salah satu dari kami kehabisan uang makan,pasti yang lain akan saling meminjamkan uangya agar bisa makan bersama-sama.Dengan kebersamaan yang tinggi seperti itu membuat saya sangat senang dan tidak mau berpisah dengan yang lainya.
       kemudian yang membuat saya haran di situ bukan hanya makan - makan bersama tapi semua kegiatan sehari-hari kita lakukan bersama, seperti:nyuci baju,berangkat sekolah,balajar, dan masih banyak yang lainya,sampai-sampai mandipun kita bersama,mungkin anda tidak biasa membayangkan gimana rasanya mandi dalam satu kamar mandi untuk lima orang,dan mungkin anda berpikir kami tidak punya malau atau apalah itu, tapi itu semua lah yang membuat silaturahmi kita semakin membaik.
      Bukan hanya di asrama saja, tapi di sekolah pun kami selalu  bersatu,bahkan jika kami lagi bosan untuk belajar kami semua memboikot guru kami agak tidak mengajar,caranya banyak sekali terkadang gurunya di ajak ngobrol oleh salah seorang dari kami, jam ngajarnya habis sementara yang lain ada yang tidur,ada yang nonton film dan tentunya masih ada yang belajar.
      Memang jika kita bersam pasti akan terasa menyenangkan, dan semua masalah akan cepat terselesaikan, dan patinya kita akan lebih kuat jika bersama-sama.bayangakan saja jika anda menyapu halaman rumah anda dengan satu batang lidi pasti akan terasa sulit dan pastinya membutuhkan wakktu yang sangat lama,tetapi jika lidi tersebut d satuin sama yang lainya pasti akan memudahkan kita dalam meyapu.
      kembali ke pesntren, meskipun kata orang-orang pesantren itu membosankan, menyebalkan,dan lain-lain,itu hanyalah pikiran orang-orang yang tidak mau hidup prihatin dengan keadaan.tetapi bagi saya itu sangat menyenangkan, karena semuanya saya jalani bersama-sama dengan teman-teman saya, meskipun di situ selalu terikat peraturan yang sangat ketat dan bahkan tidak ada hiburan sama sekali tetapi dengan bersama-sama kami bisa membuat sesuatu, yang biasa menjadi luar biasa dan  sesuatu yang membosankan kami buat menjadi menyenangkan.
     Begitulah kebersamaan yang saya alami,kalian tau kenapa kompuetr harus selalu lenkap ?karena jika hilang salah satu pasti akan terasa kosong,begitu juga dengan pertemanan atau persahabatan, hilang satu pasti akan terasa kosong dan jika rame-rame pasti akan menyenangkan.

     Sahabat, semoga hari ini masih alloh berikan kesempatan untuk menikmati hidup ini,amiiin... dan tetap bertahan dalam indahnya kebersamaan.
sekian dan terimakasih

PENGERTIAN PELAPISAN SOSIAL,PERSAMAAN HAK,ELITA, DAN MASSA


     1. Pelapisan sosial

        Kata stratification berasal dari kata stratum, jamaknya strata yang berarti lapisan. Menurut Pitirim A. Sorokin, pelapisan sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau hierarkis. Hal tersebut dapat kita ketahui adanya kelas-kelas tinggi dan kelas-kelas yang lebih rendah dalam masyarakat.
       Menurut P.J. Bouman, pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu.Oleh karena itu, mereka menuntut gengsi kemasyarakatan. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan anggota masyarakatyang berada di kelas tinggi. Seseorang yang berada di kelas tinggi mempunyai hak-hak istimewa dibanding yang berada di kelas rendah.
       Pelapisan sosial merupakan gejala yang bersifat universal. Kapan pun dan di dalam masyarakat mana pun, pelapisan sosial selalu ada. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyebut bahwa selama dalam masyarakat ada sesuatuyang dihargai, maka dengan sendirinya pelapisan sosial terjadi. Sesuatu yang dihargai dalam masyarakat bisa berupa harta kekayaan, ilmu pengetahuan, atau kekuasaan.
       Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.
      Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang
2. Terjadinya pelapisan sosial
Sistem lapisan masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu. Akan tetapi, ada pula yang dengan sengaja disusun untuk mengejar suatu tujuan bersama. Alasan terbentuknya lapisan masyarakat yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian, tingkat umur, sifat keaslian keanggotaan, kerabat seorang kepala masyarakat, dan mungkin juga harta dalam batas-batas tertentu
  • Terjadi dengan Sendirinya
 Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
  • Terjadi dengan Sengaja
 Sistem pelapisan ini dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Dalam sistem ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya kewenangan dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.

Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara sengaja, mengandung 2 sistem, yaitu:
Sistem Fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat.
 Sistem Skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas ( Vertikal ).
  • Beberapa kriteria yang menyebabkan terjadinya stratifikasi sosial adalah sebagai berikut;
- Ukuran kekayaan
- Ukuran Kekuasan
- Ukuran Kehormatan
- Ukuran Ilmu Pengetahuan
- Ukuran kecantikan atau ketampanan
3. Sifat Lapisan Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto, dilihat dari sifatnya, pelapisan sosial dibedakan menjadi sistem pelapisan sosial tertutup, sistem pelapisan sosial terbuka, dan sistem pelapisan sosial campuran.
Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
 Dalam sistem ini, pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Di dalam sistem yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, sistem ini digunakan, yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam :
Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan pendeta;
 Kasta Ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua;
Kasta Waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang;
Kasta sudra : merupakan kasta dari golongan rakyat jelata;
Paria : golongan bagi mereka yang tidak mempunyai kasta. seperti : kaum gelandangan, peminta,dsb.
System pelapisan masyarakat yang terbuka
 Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Setiap anggota strata dapat bebas melakukan mobilitas sosial, baik vertikal maupun horisontal. Contoh:

-   Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya, atau sebaliknya.

-   Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperoleh pendidikan asal ada niat dan usaha.
System pelapisan social campuran
      Stratifikasi sosial c a m p u r a n  m e r u p a k a n kombinasi antara stratifikasi tertutup dan terbuka. Misalnya, seorang Bali b e r k a s t a Brahmana mempunyai kedudukan terhormat di Bali, namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh, ia memperoleh kedudukan rendah. Maka, ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompok masyarakat di Jakarta.
Contoh kasusnya :
Orang miskin di anggap rendah oleh orang kaya dan yang mempunyai kekuasaan akan lebih di hargai dari yang lainnya.
4. kesamaan derajat
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satu dengan makhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekalicipta,  rasa,  karsa dan hak-hak serta kewajiban asasi manusia. Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalah tingkatan, martabat dan kedudukan manusiasebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuan kodrat, hak dan kewajiban asasi. Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harus mengakui serta menghormati akan adanya hak-hak derajat dan martabat manusia. Sikap ini harus ditumbuhkan dan dipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalamlingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia dikarunian potensi berpikir, rasa dan cipta, kodrat yang sama sebagai makhluk pribadi (individu) dan sebagai makhluk masyarakat (sosial). Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalam masyarakat.
Hak adalah sesuatu yang harus didapat oleh seseorang,atau sesuatua yang dimiliki oleh seseorang. Hak manusia adalah hak-hak dasar yang dimiliki pribadi secara kodrat sebagaianugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak asasi itu meliputi antara lain hak hidup, hak kemerdekaan (kebebasan), hak persamaan serta hak memiliki sesuatu Arti Prinsip Persamaan Derajat. Sedangkan Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh seseorang agar bisa hidup dengan nyaman dan tentram.sesorang yang tidak melakukan kewajibannya pasti akan di hukum
> Contoh hak dan kewajiban sebagai anak:
-  hak untuk mendapatkan hidup yang layak
- kewajiban untuk mematuhi perintah orang tua dan membahagiayakan mereka
> contoh hak dan kewajiban sebagai mahasiswa:
- hak untuk mendapatkan fasikitas yang memadai seperti mendapat handphone
- kewajiban untuk membayar biaya kuliah persemester
> contoh hak dan kewajiban sebagai warga Negara:
- hak untuk di akui oelh Negara sebagai warganya
- kewajiban untuk mematuhi semua peraturan yang di tentukan pemeritah
- hak untuk berpendapat
Di dalam UUD terdapat beberapa pasal menganai hak dan kewajiban sebagai warga Negara,yaitu:
1. Pasal 27
 • ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
 • ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
 2. Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.
3. Pasal 29 ayat 2, kebebasan memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara
 4. Pasal 31 ayat 1 dan 2, yang mengatur hak asasi mengenai pengajaran.

ELITE DAN MASSA
1) ELITE
     Dalam pengertian yang umum elite itu menunjuk sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
     Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: “posisi di dalam masyarakat di puncak struktur-struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas”.
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidakdiikutsertakan. Berbicara masalah elite adalah berbicara masalah pimpinan
2) MASA
     Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tapi yanag secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperan serta dalam perilakumassal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh beberapa peristiwa nasional,mereka yang menyebar di berbagai tempat, merekayang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan dalam pers, atau mereka yang berperan serta dalam suatu migrasi dalam artiluas.
3) Peranan Elite terhadap Massa
      Elite sebagai minoritas yang memiliki kualifikasi tertentu yang eksistensinya sebagai kelompok penentu dan berperan dalam masyarakat diakui secara legal oleh masyarakat pendukungnya. Dalam hal ini kita melihat elite sebagai kelompok yang berkuasa dan kelompok penentu.
      Dalam kenyataannya elite penguasa kita jumpai lebih tersebar, jangkauannya lebih luas, tetapi lebih bersifat umum, tidak terspesialisasi seperti kelompok penentu. Kita mengenal, adanya kelompok penguasa merupakan golongan elite yang berasal dari kondisi sejarah masa lampau.
      Kelompok elite penguasa ini tidak mendasarkan diri pada fungsi-fungsi sosial tetapi lebih bersifat kepentingan-kepentingan birokrat. Kita bisa menjumpai kelompok penguasa ini pada berbagai perhimpunan yang bersifat khusus, pada kelompok birokratis yang berfungsi sebagai pembuat kebijakan-kebijakan maupun sebagai pelaksana dan sebagai elite pemerintah.
Contoh kasus:
- kenaikan harga bbm bersubsidi yang masih hangat sampai sekarang. Bagi orang – orang yang tahu         maslah ekonomi Indonesia pasti memahami kebijakan presiden baru kita,jokowi,karena jika tidak           seperti itu pasti hutang negar kita akan lebih banyak lagi.tetapi bagi kita ataupun massa itu di anggap         sangat tidak bagus karena mereka hanyalah orang-orang awwam yang tidak tahu maslah ekonomi           namun ingin hidup dengan serba murah.jalan keluarnya mungkin agak susah karena tidak hanya satu         orang saja yang harus di beri penjelasan tapi berjuta-juta orang,tapi mungkin lama-kelamaan pasti           mereka akan mengerti sendiri.
- Masalah kesalahan dalam pemilu,penyelesaianya yaitu KPU  harus menyelidiki semua yang terjadi            dalam pemilu kemarin dan menetukan mana yang benar dan salah.    
   Kebijakan pemerintah dalm mengatasi pemerataan pendapatan antara lain:
1. transfer uang tunai (NIT, demogrant, WRS);
transfer uang tunai merupakan pemberian subsidi berupa uang tunai kepada orang yang termasuk berpenghasilan rendah.
2. transfer uang dan barang;
Dalam realisasinya, transfer uang tunai sebagaimana tersebut di atas, dapat juga diberikan sebagian dalam bentuk barang. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir penyimpangan maksud pemberian subsidi yang sesungguhnya.
3. program kesempatan kerja (PEP).
Kesempatan kerja merupakan hal yang sangat didambakan bagi orang yang belum bekerja. Pemerintah harus menyediakan lapangan kerja dengan tingkat upah tertentu. Tetapi dalam kenyataan program penciptaan kesempatan kerja pada sektor pemerintah maupun swasta di negara berkembang bahkan di negara maju sekalipun mengalami kesulitan. Di beberapa negara maju, mereka yang menganggur mendapat tunjangan atau subsidi.
Sumber:




Sumber Buku Administrasi Keuangan Publik Karya Enceng

Jumat, 28 November 2014

contoh proprsal

PROPOSAL MUSABAQATUL KHITOBAH
DALAM RANGKA HAFLATUTTASYAKUR " DINASTY "
PP. QUEEN AL FALAH PLOSO MOJO KEDIRI
TAHUN AJARAN 2013/2014


I.                  PENDAHULUAN

            Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat, Taufiq, serta Hidayah dan Inayah-Nya, sehingga sampai saat ini kita masih bisa melaksanakan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat amal ibadah dengan kondisi sehat wal’afiat.
Solawat dan Salam semoga tetap terlimpahkan kepada beliau Nabi Agung Muhammad SAW seraya mengharap agar kita mendapat syafa'atnya kelak di yaumil qiyamah. Amin.
Telah lazim kita katakan bahwa pesantren adalah tempat penggemblengan dan pengembangan  kader-kader Islam yang kelak akan memimpin masyarakat baik dalam skala kecil maupun besar. Disamping itu wahana bagi para santri untuk mengembangkan bakatnya sebagai pemimpin yang handal yang nantinya akan siap untuk menegakkan dan mensyiarkan islam ketika kelak terjun di masyarakat.
Kegiatan Haflatuttasyakur yang dirangkai dengan kegiatan-kegiatan seperti Pra Haflah dan Musabaqatul Khitobah bertujuan untuk mewujudkan harapan-harapan yang telah kami paparkan diatas. Disamping itu kegiatan Musabaqatul Khitobah pada khususnya merupakan sarana evaluasi bagi para santri untuk mengukur sejauh mana kemampuan para santri selama berada di Pondok Pesantren Queen Al Falah.
Kegiatan ini juga mendorong santri untuk memiliki kemampuan lebih dalam memandang beberapa masalah yang sifatnya kritis sekaligus memberikan solusinya melalui wawasan yang luas dan mumpuni. Walhasil kegiatan ini menurut panitia sangatlah sesuai dengan program pesantren pada umumnya, dan Pondok Pesantren Queen Al Falah pada khususnya, yakni mencetak kader-kader penerus perjuangan ulama yang sanggup menyelesaikan persoalan masyarakat dengan melalui sudut pandang ajaran agama.

II.               STATUS KEPANITIAAN

Panitia Musabaqatul Khitobah dibentuk oleh Panitia Harian Haflatuttasyakur yang diangkat melalui surat pengangkatan jabatan.

III.           DASAR PEMIKIRAN

Sebagai bentuk acara yang formal dan ceremonial, Haflatuttasyakur merupakan acara yang selama ini sudah menjadi tradisi yang telah dilaksanakan dari tahun ke tahun sekaligus sebagai tutup tahun kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Queen Al Falah. Sehingga diperlukan komponen-komponen pendukung acara seperti pembawa acara dan sambutan atas nama panitia.

IV.            BENTUK KEGIATAN
Kegiatan Training Khitobah berbentuk perlombaan yang meliputi :
1.      Lomba Khitobah / Orasi Ilmiah
2.      Lomba MC ( Master of Ceremony )

V.               TUJUAN
§   Tujuan Umum  
Mengkader para santri untuk menjadi Mubaligh dan Orator handal yang mempunyai wawasan luas dan cara berfikir yang berkualitas.
§   TujuanKhusus           
Mempersiapkan Pembawa Acara dan sambutan atas nama panitia demi suksesnya acara tersebut.

VI.            WAKTU DAN TEMPAT
§   Hari               : Kamis malam Jum’at
§   Tanggal        : 27 Februari 2014 - 8 Mei 2014
§   Jam                : 21.00 WIB s/d Selesai
§   Tempat         : Mushola Baitul Hadi Pondok Pesantren Queen Al Falah.

VII.        DESKRIPSI KEGIATAN
§   Mempelajari arsip tahun lalu
§   Konsultasi pada Pembimbing
§   Planning program kerja pelaksana Musabaqatul Khitobah
§   Persiapan lomba
§   Laporan kegiatan

VIII.     PESERTA LOMBA
            Peserta diperioritaskan bagi seluruh santri Queen Al falah terutama kelas IX SMP dan XII SMA yang setiap komplek mengirimkan delegasinya masing-masing yang berupa 2 MC (Master of Ceremony) dan 3 Orator.

IX.             SUMBER DANA
Dana diperoleh dari panitia Haflatuttasyakur “DINASTY” 2014.

X.                LAIN-LAIN
Hal-hal yang belum diatur dalam proposal ini akan diatur kemudian.

XI.             PENUTUP
Demikian proposal ini kami buat, mudah-mudahan bermanfaat, dan akhirnya kami menyadari bahwa dalam pembuatan proposal ini masih  jauh dari sempurna. Karenanya kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan yang terdapat dalam pembuatan proposal ini. Maka dari itu kami siap untuk menerima segala saran dan kritik yang bersifat membangun guna tercapainya acara yang sukses dan meriah.

                                                          Ploso, 17 Februari 2014

PANITIA PELAKSANA MUSABAQATUL KHITOBAH



M. ALQI NUR FUADI                                         ALFI SYAHRI PUTRA
          Kordinator                                                                 sekretaris



     MAHRUS AFIF                                                  M. SHIDQI WAFA
  Ketua I                                                                 Ketua Umum



 Ust. MOH. ARMIN                                     Ust.  SUGENG WIJANARKO
 Pemb. M. Khitobah                                                       Pemb. Haflah

                                                  Mengetahui,



                      Ust. AHMAD HAMDANI

                                  Kepala Pondok